Kota Solo Menghasilkan Sampah Dapur Lebih Dari 100 Ton/Hari

4 tahun lalu, tepatnya di awal tahun 2014 koran Solopos telah merilis fakta mengejutkan tentang sampah di Solo dan sekitarnya:

Dalam kondisi normal Kota Solo rata-rata menghasilkan 260 ton per hari. Dari jumlah itu 70 persen di antaranya merupakan sampah rumah tangga.

Pertengahan tahun 2017, sampah yang diangkut meningkat tajam.

Mencapai 300 ton /hari untuk hari-hari biasa, dan 330 ton /hari saat hari libur panjang. Sampah sebanyak itu, didominasi oleh sampah rumahtangga.

Lihat sumber: di sini

Data di atas, diluar sampah yang dibuang di sungai Bengawan Solo, pekarangan kosong, pinggir jalan raya, maupun kebun tetangga.

Bahkan, 15 Anak sungai Bengawan Solo yang melintasi Kota Solo diketahui dalam kondisi tercemar berat. Sampai-sampai, untuk menyelamatkan lingkungan, Pemkot Surakarta memberlakukan sanksi tegas akan memberikan hukuman. Pemkot akan memenjarakan para pembuang sampah ke sungai selama tiga bulan atau denda sebesar Rp 50 juta. Lihat sumber: di sini

Maka dari itu, kami hadir sebagai jembatan untuk meminimalisir gunungan sampah di wilayah Soloraya. Dengan berbekal pengalaman mengolah sampah organik menjadi pupuk kompos, akhirnya kami menghadirkan solusi praktis untuk masyarakat Soloraya; agar mengolah sampah dapur secara mandiri dan mengubahnya menjadi pupuk penyubur.

Anda tidak perlu lagi repot dengan semua sisa makanan, buah, bumbu dapur, dan aneka sampah selain plastik; jika memiliki alat ini. Hanya dengan 3 langkah mudah, sampah Anda tertangani secara tanpa menimbulkan bau busuk. Dan tentunya, hasil kompos cairnya dapat Anda gunakan untuk menyuburkan tanaman dan bunga di pekarangan rumah.

Untuk paruh pertama tahun 2018 ini, kami fokuskan pada komposter mini terlebih dahulu. Pun demikian, untuk penggunaan rumahan, insyaAllah alat yang kami produksi ini mampu menampung sampah hingga lebih dari 2 bulan.

 

 

Cara Pemakaian

Mengubah Sampah Menjadi Berkah Hanya Dengan 3 Langkah Mudah

Slide1

Masukkan sampah organik ke dalam alat komposter. Untuk mempercepat proses, cacah sampah menjadi ukuran kecil.

Slide2

Semprotkan Bio Aktivator secara merata, setiap kali memasukkan sampah organik.

Slide3

Tutup alat komposter, agar tidak dimasuki lalat; yang menjadi penyebab munculnya belatung.

INGAT!!!

DILARANG memasukkan sampah plastik, polyster, kaca, maupun logam ke dalam alat komposter. Untuk hasil maksimal, selang-seling antara sampah basah dan sampah kering; semisal dedaunan.

Cara Pemesanan

Untuk Pemesanan Mini Komposter KOMBAT, silahkan hubungi kami di nomor:

0852-2990-4894

Atau jika Anda menggunakan smartphone, cukup klik salah satu tombol berikut:

Peluang Usaha

Sebagai wujud kepedulian kami terhadap kebersihan, kami pun ingin mengajak sedulur semua berpartisipasi dalam gerakan:

.::Muslim Peduli Sampah::.

Anda dapat mengajak sanak kerabat, tetangga dan relasi bisnis untuk mensukseskan gerakan Muslim Peduli Sampah dengan mengubah sampah organik menjadi pupuk kompos menggunakan alat komposter.

Bagi Anda yang tertarik menjadi agen dan reseller kami, silahkan hubungi kami melalui hotline. 

Kepedulian Anda, Membawa Rupiah ke Dalam Lipatan Dompet

Untuk info seputar keagenan, hubungi kami di nomor:

0852-2990-4894

Atau jika Anda menggunakan smartphone, cukup klik salah satu tombol berikut: